Pesan Calon Wartawan; Oh,Kalian Ksatria Pena

Wartawan bukan orang sembarangan. Wartawan bukan hanya sekedar kumpulan orang yang memiliki idealis saja. Tapi, sekelompok profesi yang mampu memotivasi anak bangsa, menegakkan keadilan dan membawa kemajuan bangsa. Beberapa sosok sukses yang mengawali kariernya sebagai wartawan, baik politisi maupun pebisnis. Sebut saja, Surya Paloh, Dahlan Iskan, dll.

Ketika masih aktif sebagai jurnalis, tentu saja mereka memegang teguh ajaran Willia Makapeace Thackeray. Dia bilang begini, “Oh, kalian ksatria pena! Semoga perisai tetap menjadi tombakmu! Ramahlah kepada semua manusia! Sopanlah kepada wanita! Mesralah kepada setiap anak! Dan kepada kemaksitan, haruslah pedangmu!”
Karena ‘ajaran’ semasa menjadi jurnalis itulah, rata rata figure figure yang mengawali profesi ini, memiliki karakter yang kuat, baik sebagai pribadi yang tegas, berintegritas dan visioner. Mereka meramu pengalaman hidup dirinya maupun hidup orang orang disekitarnya dengan kepentingan yang lebih besar.
Mengapa dengan kepentingan yang lebih besar ? Dengan modal wawasan yang luas dan ditunjang dengan naluri seorang jurnalis, yakni nose for news dan selalu berada di zona rasa tanggungjawab besar terhadap orang banyak, integritas mereka terbangun mulai di lapangan.
Sayapun, akhirnya ingat tiga prasarat yang harus dimiliki seorang wartawan, yakni; bakat, berpengetahuan luas dan berkepribadian menarik. Tiga syarat utama wartawan tersebut sebagaimana disampaikan oleh para wartawan pendahulu. Semoga anda pun bisa memahami harapan William Makepeace Thackerai; jaga kehormatanmu, kebenaran ujung tombakmu, ramah pada setiap manusia, sopan pada setiap wanita, dan ramah kepada setiap anak. Hunuskan penamu pada kemaksiatan.

This entry was posted in Jurnalistik and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply