Narasumber Itu Wajib

Dalam model pemberitaan apapun,narasumber menjadi bagian utama konten berita yang Anda buat.
Tanpa statemen dari nara sumber, akurasi berita Anda dipertanyakan. Terlebih bila berita yang
Anda sajikan untuk stasiun TV. Pasti deh, statemen / pernyataan dari narasumber,menjadi keharusan.
Ini bukan berarti untuk penulisan berita di media cetak atau berita on air di rasio,
tidak mengharuskan statemen nara sumber. Pernyataan dari sumber berita yang berkempeten, itu wajib dibuat.
Tentu saja, Anda harus memahami nara sumber mana yang berkompeten terkait dengan konten yang Anda buat.
Nara sumber yang berkompeten itu harus sesuai dengan tema yang Anda buat.
Sharing kali ini, saya buat terkait dengan tren keberadaan jurnalis warga di tanah air. Meskipun jurnalis warga,
namun tetap memahami kaidah-kaidah jurnalistik. Jika Anda membuat berita tentang aksi buruh, tentu saja Anda harus mencari
narasumber yang berkompeten. Misalnya, ketua serikat pekerja atau koordinator aksi. Rekaman vidio aksi buruh demo di gedung
DPRD saja tidak cukup, bila tidak disertai pernyataan dari narasumber.
Sharing ini sekaligus menjawab pertanyaan salah satu member kursus jurnalistik, yang tertarik menjadi journalis warga
dan mengirimkan liputan ke stasiun televisi. Artinya,rekaman yang Anda buat dari kejadian di lapangan, tetap harus mendapatkan
statemen dari narasumber terkait.
Inilah, bedanya vidio milik staf humas di instansi pemerintah atau swasta dengan vidio liputan untuk konsumsi berita.
Beberapa stasiun televisi tanah air, beberapa tahun belakangan ini mulai membuka diri terhadap akses liputan dari warga. Di masyarakat,
dikenal dengan journalis warga.Karya mereka juga sama dengan kar4ya wartawan maupun reporter yang bekreja dimana stasiun
televisi.
Terkait dengan syarat dan ketentuan konten dari jurnalis warga, masing masing stasiun televisi mungkin saja berbeda.
Begitu juga dengan format penyajian hasil berita yang Anda buat. Apakah setiap berita yang Anda buat, harus ada opening
dan closing yang berupa stand up dari jurnalis warga apa tidak, tentu saja Anda harus koordinasi dahulu dengan redaksi televisi
masing-masing.
Terkait konten, semua lembaga pemberitaan pasti mempersyaratakan bahwa konten/ berita harus tidak mengandung SARA,
kekerasan & pornografi dan tidak mengeksploitasi pendeitaan subyek. Yang jelas, karya yang Andakirimkan harus milik Anda sendiri
dan belum pernah dipublikasikan.

Leave a Reply